Mengenal Shin Tae Yong, Pelatih Timnas Indonesia

TEMANGGUNG - Brilian mengamati celah  area pertahanan lawan menjadi karakter yang dikenal dari sosok Shin Taeyong. Karena itu julukan si rubah tanah sempat melekat padanya saat masih aktif menjadi pesepak bola.

Tak hanya hebat saat menjadi pemain, pelatih timnas Indonesia ini juga punya reputasi yang baik di dunia kepelatihan. Pada Piala Dunia 2018 Rusia ia berhasil membuat sejarah bersama timnas Korea Selatan (Korsel).

Meskipun Taegeuk Warriors gagal lolos dari fase grup, namun Korsel tampil mengejutkan dengan menumbangkan Jerman. Son Heung-min dan kawan-kawan sukses mengalahkan Jerman 2-0 sekaligus membuat peraih empat Piala Dunia itu tersingkir dari Rusia lebih cepat.

Sedangkan pada laga lainnya, Taegeuk Warriors hanya kalah tipis dari Swedia (0-1) dan Meksiko (1-2). “Jerman adalah juara bertahan dan peringkat teratas di rangking FIFA, jadi saya berpikir mengenai kesalahan apa yang mungkin dibuat Jerman, karena mereka mungkin merasa mampu mengalahkan kami, itulah yang dipikirkan semua orang,” ujar Shin kala itu.

Shin dikenal penganut filosofi sepak bola menyerang. Serangan yang dibumbui fisik yang kuat dengan selalu mengalirkan bola ke depan dengan tempo cepat. Filosofi ini mengubah pakem permainan Korsel yang saat itu relatif lambat dan jarang bergerak maju.

Timnas Indonesia U-23 sejatinya sudah pernah menjadi korban keganasan tim asuhan Shin. Saat itu Evan Dimas dan kawan-kawan takluk 0-4 di Gelora Bung Karno, pada Pra-Piala Asia U-23 2016. Bahkan, Shin sukses membawa Korsel U-23 lolos hingga ke final Piala Asia U-23 2016 tanpa sekalipun menelan kekalahan. Sayangnya di final, Korsel kalah 2-3 dari Jepang dan harus puas finis di posisi runner-up, meskipun tetap lolos ke Olimpiade Musim Panas di Brasil.

Sedangkan, berbicara formasi Shin lebih mengandalkan skema 4-4-2. Namun formasi yang diterapkan ini tidak biasa karena ia lebih senang memasang dua gelandang bertahan yang bertugas sebagai pengalir bola ke sisi sayap atau umpan langsung ke jantung pertahanan lawan.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

About Author
Popular Articles
May 9, 2019, 9:04 PM - HB Hammad Dyar
Sep 8, 2020, 9:15 AM - Nauman
May 10, 2019, 8:33 PM - Asghar ali