Film India Mengenai Pendidikan

India merupakan salah satu negara yang gemar memproduksi film-film berkualitas di industri perfilman. Banyak film-film india yang terkenal dan menginspirasi banyak orang. Salah satu film yang menginspirasi tersebut ialah Taree Zameen Par. Film yang dibintangi oleh Amir Khan ini sangatlah menyentuh hati bagi penikmat film India.Dalam film ini dikisahkan bagaimana seorang anak yang sebenarnya memiliki kelebihan dibandingkan anak-anak pada umumnya dipandang sebelah mata oleh orang-orang disekitarnya bahkan oleh orang tuanya sendiri. Anak dalam kisah ini memiliki bakat yang terpendam yang hanya bisa terlihat oleh orang yang benar mau memahaminya dan memberikan dia kesempatan. Amir Khan melakukan hal yang menarik kepada anak tersebut. Anak yang dikirim oleh kedua orang tuanya ke asrama agar bisa berubah lebih baik menjadi anak pada normalnya dan seperti saudaranya. Di dalam asrama tersebut ia dibimbing oleh Amir Khan dan diasah bakatnya menjadi anak yang hebat. Anak yang awalnya dikira memiliki keterbelakangan mental justru memiliki karya yang mampu mengalahkan guru yang mendidik nya. Dan dengan bimbingan yang sabar dan ulet, anak tersebut mampu membuktikan kepandaian dalam bidang akademik. Anak tersebut mampu menjadi juara pada tahun ajaran tersebut. Bahkan kedua orang tuanya menyadari kelebihan terpendam yang dimiliki anak nya tersebut. Pembelajaran dalam kisah ini diantaranya:

1. Setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing

2. Setiap anak hendaklah didukung dengan bakat apapun yang mereka miliki entah itu akademik maupun non akademik

3. Jangan bandingkan anak yang satu dengan anak yang lain karena masing-masing memiliki kemapuan yang berbeda-beda. Selain itu perasaan anak akan mudah terluka ataupun tersinggung ketika diri mereka menjadi perbandingan

4. Jangan jadikan anak sebagai barang untuk dipamer-pamerkan. Karena hendaknya seorang anak diberikan harapan dan doa agar mereka berhasil kelak di masa depan.

5. Setiap anak memiliki perlakuan atau bimbingan yang berbeda-beda. Ada anak yang mampu menyerap suatu pesan secepat orang umum pada biasanya namun ada pula yang masih membutuhkan pemahaman lebih.

6. Janganlah menyebut anak anda bodoh ataupun perkataaan buruk lainnya. Karena ucapan yang seorang anak dengar akan tersimpan cepat dalam ingatan yang justru akan membuat anak semakin memburuk.0

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

About Author
Popular Articles
May 9, 2019, 9:04 PM - HB Hammad Dyar
Sep 8, 2020, 9:15 AM - Nauman
May 10, 2019, 8:33 PM - Asghar ali